Pangandaran, inakor.id – KUD Minasari Pangandaran mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Minasari Tahun Buku 2025 pada Rabu (4/2/2026) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jalan Kidang Pananjung No. 229, Dusun Pangandaran Timur, Desa Pangandaran, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

RAT KUD Minasari Tahun Buku 2025 dihadiri langsung Ketua KUD Minasari Jeje Wiradinata, hadir juga Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, Anggota DPR RI Komisi VI Ida Nurlaela Wiradinata, serta unsur TNI-Polri, Forkopimda Kabupaten Pangandaran, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, instansi terkait, tokoh masyarakat, serta perwakilan nelayan dari tiap-tiap Komda.

banner 336x280

Dalam RAT tersebut, Ketua KUD Minasari Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan komitmennya untuk kembali fokus membenahi dan memperkuat koperasi nelayan sebagai pilar ekonomi masyarakat pesisir.

Jeje menyampaikan bahwa RAT merupakan momentum evaluasi jujur dan penguatan tata kelola koperasi agar tetap berpihak kepada nelayan.

“RAT bukan sekadar laporan angka, tetapi ruang refleksi dan perbaikan bersama. KUD Minasari adalah milik anggota dan harus dikelola secara transparan,” ujarnya.

Ia memaparkan, pembenahan KUD Minasari telah dimulai sejak 2008–2011 saat kondisi koperasi masih lemah dan nelayan kehilangan kepastian harga. Melalui penguatan sistem dan tata kelola, KUD Minasari sempat mencatat transaksi hingga sekitar Rp24 miliar pada 2014.

Namun, Jeje juga mengakui terjadinya penurunan kinerja ketika pengawasan tidak berjalan optimal. Memasuki Tahun Buku 2025, Jeje menegaskan kembali fokus pada evaluasi pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), transparansi transaksi, serta mekanisme retribusi yang adil di kisaran 3–5 persen demi melindungi kepentingan nelayan.

Dukungan pemerintah daerah disampaikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, yang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam memperkuat koperasi nelayan melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, dan sinergi berkelanjutan.

“KUD Minasari memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi masyarakat pesisir. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan tata kelola yang tertib dan akuntabel, bukan untuk mengintervensi,” ujar Citra.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata menyebut Jeje Wiradinata sebagai putra daerah Kabupaten Pangandaran yang telah menjelma menjadi tokoh nasional di bidang perikanan dan pembangunan berbasis kelautan.

“Jejak beliau ada di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Beliau konsisten memberi motivasi dan penguatan nyata kepada nelayan,” kata Ida, seraya menyatakan dukungan atas langkah Jeje kembali memimpin KUD Minasari.

RAT tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara koperasi, pemerintah, dan pemangku kepentingan guna mendorong kesejahteraan nelayan serta keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Pangandaran.**

 

(AW/ AG) 

banner 336x280