Lampung, Inakor.id — Duka mendalam menyelimuti keluarga dan orang-orang terkasih. Pratu Marinir Febri Bramantio, prajurit muda asal Lampung, harus berpulang saat menjalankan tugas negara. Padahal, Akad nikahnya telah dijadwalkan hanya satu minggu lagi. 🥀
Dalam seragam biru kebanggaannya, ia dikenal sebagai sosok yang gagah, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Namun huja
n deras yang mengguyur wilayah Cisarua dan Lembang, Bandung Barat, pada 24 Januari 2026, memicu bencana Longsor yang menyebabkan ia berpulang saat menjalankan latihan bersama sejumlah rekan.
Almarhum telah dibawa dari lokasi Kejadian dan dimakamkan secara kedinasan di TPU Jeruk Purwosari, Bandar Lampung, pada 27 Januari 2026. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman , diiringi isak Tangis keluarga serta rekan-rekan seperjuangan yang mengantarkan kepergiannya dengan doa dan penghormatan terakhir.
Yang paling menyayat hati, sebelum berangkat tugas ia sempat berpamitan,
“Tugas ke Bandung sebentar, setelah itu pulang untuk menikah.”
Kini, sang calon istri harus menerima kenyataan pahit, rencana bahagia yang telah disusun rapi berubah menjadi duka mendalam.
Keluarga menyebut almarhum sebagai pribadi yang baik dan berbakti.
Takdir memang tak bisa ditawar, namun doa dan kenangan akan selalu hidup.
🤲 Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan .



Tinggalkan Balasan