Garut, inakor.id – Seorang konten kreator asal Pangandaran, Egi Prastian (26), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Nasional Malangbong, Kabupaten Garut, pada Jumat malam (23/1/2026). Korban tewas di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 20.40 WIB, tepatnya di Kampung Bunisari RT 03 RW 01, Desa Bunisari, Kecamatan Malangbong. Kecelakaan melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi D 1732 ALN, mobil Honda CR-V bernomor polisi D 1064 XO, serta sepeda motor Yamaha RX King bernomor polisi Z 5004 WK yang dikendarai korban.

banner 336x280

Kapolsek Malangbong AKP Suarna menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Avanza melaju dari arah Malangbong menuju Bandung. Saat melintasi jalan yang menikung ke kiri, kendaraan tersebut diduga menyalip kendaraan lain dan bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha RX King yang pada saat bersamaan tengah menyalip mobil Honda CR-V dari arah berlawanan.

Benturan keras tidak dapat dihindari. Pengendara sepeda motor Yamaha RX King, Egi Prastian, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara pengemudi kendaraan lain tidak mengalami luka berat maupun luka ringan, meski ketiga kendaraan mengalami kerusakan.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Karanggendang RT 07 RW 06, Desa Babakan, Kecamatan Babakan, Kabupaten Pangandaran. Kepergian Egi menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan-rekannya. Semasa hidup, Egi dikenal sebagai konten kreator yang cukup aktif di media sosial, dengan konten seputar aktivitas keseharian, perjalanan, serta konten ringan yang dekat dengan kehidupan anak muda.

Beberapa jam sebelum kecelakaan terjadi, Egi sempat mengunggah sebuah foto yang kini menjadi unggahan terakhirnya. Dalam foto tersebut terlihat sepeda motor RX King miliknya terparkir di sebuah rest area, disertai keterangan singkat, “Hujan.” Unggahan itu kini dibanjiri ungkapan belasungkawa dan doa dari para pengikutnya.

Polisi juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi di lokasi kejadian, masing-masing H. Muhidin, warga Kampung Bunisari, serta H. Yusup Saprudin, warga Desa Sukahaji, Kecamatan Sukawening.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi jalan yang berbelok, kejadian pada malam hari, serta cuaca hujan diduga turut memengaruhi situasi lalu lintas saat kecelakaan terjadi. Jalan Raya Malangbong sendiri dikenal sebagai salah satu jalur yang rawan kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk.

Petugas dari Polsek Malangbong langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.**

 

(AW/ AG/ Red)

banner 336x280