Pangandaran, inakor.id — Camat Parigi, Kabupaten Pangandaran, Ruhandi, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh warga Kecamatan Parigi memiliki dokumen administrasi kependudukan yang lengkap sebagai dasar utama pelayanan publik. Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) bersama unsur pemerintahan desa dan para pemangku kepentingan terkait.
Ruhandi mengatakan, latar belakangnya yang berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi dasar fokus awal kepemimpinannya di Kecamatan Parigi. Ia menekankan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), serta akta pencatatan sipil.
“Dokumen kependudukan menjadi syarat utama dalam berbagai layanan, mulai dari bantuan sosial, pembukaan rekening bank, hingga pelayanan administrasi lainnya. Karena itu, tidak boleh ada warga yang tertinggal,” ujarnya usai Rakor tingkat Kecamatan di Aula Desa Cintaratu, Parigi, Senin (19/1/2026).
Selain itu, Ruhandi menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program yang dicanangkan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan dan desa. Ia menegaskan bahwa seluruh warga harus mendapatkan pelayanan secara maksimal tanpa terkecuali.
Dalam rakor tersebut, Ruhendi juga menyoroti pentingnya pelaksanaan program isbat nikah guna memastikan seluruh pasangan suami istri di Kecamatan Parigi memiliki status pernikahan yang tercatat secara hukum. Program ini diharapkan dapat kembali dilaksanakan agar tidak ada lagi warga yang menikah namun belum tercatat secara resmi.
Tak hanya itu, perhatian juga diarahkan pada isu kerawanan anak usia sekolah. Ke depan, pihak kecamatan akan berkolaborasi dengan kepolisian, pemerintah desa, serta unsur terkait untuk mencanangkan Gerakan Disiplin Anak Sekolah. Program ini mencakup pengawasan pada jam belajar siang hari guna mencegah bolos sekolah, serta pengawasan jam malam untuk menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kenakalan remaja.
Dalam kesempatan yang sama, Ruhandi turut menyampaikan perkembangan pembangunan Masjid Agung Kecamatan Parigi. Berdasarkan laporan Ketua Panitia, H. Rusan, kebutuhan anggaran untuk penyelesaian pembangunan masjid mencapai sekitar Rp3 miliar, sementara dana yang telah terkumpul baru sekitar Rp300 juta.
Ia berharap adanya dukungan penuh dari ASN, pemerintah desa, serta partisipasi masyarakat Parigi agar pembangunan masjid dapat segera rampung dan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa keberkahan bagi warga.
Sementara itu, Ketua APDESI Kecamatan Parigi yang juga Kepala Desa Cintaratu, Heryanadi, mengapresiasi kepemimpinan Camat Parigi yang dinilai membawa semangat baru dalam rapat koordinasi. Menurutnya, penekanan pada administrasi kependudukan, pencatatan nikah, serta program hukum dan sosial merupakan langkah strategis menuju kemajuan desa-desa di Parigi.
Heryanadi juga menyampaikan bahwa desa-desa di Kecamatan Parigi saat ini tengah melaksanakan berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan kantor desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh desa, kata dia, sepakat mendukung program kecamatan demi terwujudnya pelayanan yang lebih baik dan kemajuan wilayah.
Menutup kegiatan tersebut, Camat Parigi berharap Kecamatan Parigi ke depan menjadi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman, dengan pelayanan publik yang semakin optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan