Pangandaran, inakor.id – Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pangandaran, Ahmad Irfan Alawi, memberikan tanggapan atas kritik yang sebelumnya disampaikan Ketua LAKRI Pangandaran terkait dugaan kelalaian pengawasan di lingkungan pendidikan.
Irfan menegaskan bahwa pengawasan terhadap perilaku peserta didik bukan hanya menjadi tanggung jawab struktural pendidikan semata. Menurutnya, waktu interaksi siswa di sekolah sangat terbatas, sehingga diperlukan peran aktif semua pihak.
“Pengawasan perilaku anak didik harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen pendidikan, termasuk orang tua dan masyarakat, tentunya dengan proporsi dan kewenangan masing-masing,” ujarnya via Whatsapp, Jumat (21/11/2025).
Ia menilai perlu adanya kemampuan deteksi dini bagi aparatur pendidikan dalam membaca indikasi perilaku siswa yang mengarah pada penyimpangan. Selain itu, komunikasi dua arah antara sekolah, orang tua, dan masyarakat juga harus diperkuat untuk meminimalisir potensi penularan perilaku negatif kepada siswa lain.
Irfan juga menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga intra dan ekstra pendidikan, termasuk instansi terkait yang bersinggungan dengan sektor pendidikan dan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia meluruskan informasi mengenai keberadaan lembaga pengawas pendidikan. “Tidak ada lembaga Dewan Pengawas Pendidikan di Pangandaran. Dewan Pendidikan baru dibentuk Februari lalu, sehingga kami masih membutuhkan dukungan seluruh pihak pemerintah daerah, dinas pendidikan, maupun masyarakat untuk membangun sinergitas pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.
Terkait isu bahwa Dewan Pendidikan menerima gaji, Irfan menampik. Ia menegaskan bahwa Dewan Pendidikan saat ini bekerja secara swadaya berdasarkan kepedulian terhadap pembangunan pendidikan karakter.
“Kami bergerak murni karena kepedulian, dengan melibatkan agamawan, praktisi pendidikan, serta berbagai stakeholder yang peduli pendidikan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Irfan mengajak seluruh pihak untuk saling terbuka dan aktif bertukar informasi demi memajukan dunia pendidikan di Pangandaran.
“Mari kita bekerja sama membangun pendidikan Pangandaran yang semakin maju dan melesat, memberikan bekal pengetahuan, moral, dan keterampilan bagi generasi penerus bangsa,” tutupnya.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan