Pangandaran, inakor.id – Jeje Wiradinata mantan Bupati Pangandaran mengaku geram dan pusing dengan maraknya aksi pencurian kabel dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai titik di Kabupaten Pangandaran.

Akibat ulah pencuri, suasana di sepanjang jalan raya nasional hingga kawasan wisata yang biasanya terang benderang kini berubah menjadi gelap gulita. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan warga sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas pada malam hari.

banner 336x280

“Sebetulnya kita ini pusing, kabel lampu itu banyak yang dicuri,” ujar Jeje Wiradinata, Sabtu, (25/10/2025).

Menurutnya, padamnya lampu jalan bukan hanya karena faktor teknis, tetapi juga akibat aksi pencurian kabel dan komponen listrik yang terus berulang tanpa pengawasan yang memadai. Ia menilai, pencurian semacam ini sangat merugikan masyarakat karena penerangan jalan merupakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan uang rakyat.

“Lampu-lampu ini dipasang dengan biaya besar agar masyarakat merasa aman dan nyaman, terutama di malam hari. Tapi kalau dicuri terus, ya sama saja kita kerja dua kali. Pasang lagi, hilang lagi,” keluh Jeje

Pantauan di lapangan menunjukkan, hanya sebagian kecil lampu PJU yang masih menyala. Sementara di sejumlah titik lain, seperti kawasan wisata Pamugaran, jalan nasional Padaherang–Pangandaran, dan beberapa ruas di Kecamatan Parigi, lampu-lampu terlihat padam total.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga. Banyak pengendara, terutama sepeda motor, mengaku kesulitan melintas di malam hari karena jalan yang gelap. Bahkan, beberapa insiden kecelakaan ringan dilaporkan terjadi akibat kurangnya penerangan.

Sebagai bentuk keprihatinan dan tanggung jawab moral terhadap keamanan lingkungan, Jeje Wiradinata berinisiatif mengadakan sayembara. Ia menyiapkan hadiah sebesar Rp5 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku pencurian kabel atau lampu PJU dan menyerahkannya kepada pihak berwenang.

“Ini dari pribadi, kalau yang tertangkap ada dua pelaku, ya berarti hadiahnya Rp10 juta. Capek juga, lampu bagus-bagus tapi kabelnya hilang. Ini bukan cuma soal pencurian, tapi soal moral,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia berharap langkah ini bisa menggugah kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap fasilitas umum dan berani bertindak melawan tindak kejahatan yang merugikan bersama.

“Kalau masyarakat ikut menjaga, maling-maling itu akan berpikir dua kali. Karena kalau tidak, kita bisa kehilangan banyak aset publik yang penting bagi keselamatan dan kenyamanan warga,” tambahnya.

Jeje juga mendorong agar pemerintah daerah bersama aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan pencurian, termasuk kawasan wisata yang ramai pada siang hari namun sepi di malam hari.

“Perlu ada tindakan nyata. Jangan sampai Pangandaran yang dikenal indah dan ramah wisatawan malah gelap gulita karena lampu jalan dicuri. Ini memengaruhi citra daerah juga,” tegasnya.**

 

(Agit Warganet)

banner 336x280