SERANG, INAKOR.ID – Pada hari 9 Juni 2025 – Seorang anak bernama Pawwaz umur 9 tahun dilaporkan tenggelam di perairan Cipacung lokasi Kejadian nahas pukul 9 Pagi hari Senin di kampung Cipacung Desa Karang Suraga Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang (09/06/2025) korban berenang bersama temannya, Rusaid.
Komandan kapal Ditpolairud Polda Banten, Bripka Noval,”
mengatakan laporan tersebut setelah mendapat informasi awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.
“Untuk kejadian kronologisnya, itu saat saudara Pawwas berenang bersama rekannya, saudara Rusaid. Saat berenang, korban terseret arus dan tenggelam,” Ungkap Bripka Noval.
Saat ini, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian intensif di lokasi kejadian dan sepanjang pesisir sekitar Pantai Cipacung Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Provinsi Banten, BPBD Kabupaten Serang, TNI Angkatan Laut, Balawista, serta relawan dari masyarakat setempat.
“Harapan kami semoga hari ini korban bisa ditemukan. Namun, apabila belum berhasil, pencarian akan dilanjutkan besok dengan dukungan kapal patroli 1003 Ditpolairud Polda Banten,” tambahnya.
Pencarian dilakukan melalui empat alur oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Ditpolairud, relawan, dan warga sekitar. Total personel yang terlibat diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang,”Terangnya
Bripka Noval menegaskan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan apabila terdapat perkembangan terbaru dalam pencarian korban.
Bapak korban yang bernama Anwar,”
mengungkapkan Pagi hari melarang pergi kepada anaknya yang bernama fawwaz kepantai jangan berenang akan tetapi korban tetap memaksa dengan alasan hanya main sepeda sama teman nya.
saya mempercayai ucapan anak akan tetapi saya mengatakan ngga boleh berenang dengan berkata berulangkali,”
tegas Anwar
Besar harapan Selaku orang tua kepada Tim Evakuasi Pencarian jasad agar nantinya kita kebumikan.
Ketika ada informasi dari masyarakat kepada ibu kandungnya Yang bernama Rosiana menyuruh pulang dari tempat kerjanya langsung ke TKP di pantai Cipacung warga juga menguatkan dan memberikan dukungan semangat saya kaget anak bisa tenggelam kebawah Arus
Dari kemarin-kemarin pengen berenang di pantai sudah saya larang jangan berenang karena ombak di pantai Cipacung lagi pasang tapi Pengen berenang dengan memaksa ,”
kata Rosiana
Liputan: Abdulrohim



Tinggalkan Balasan