Bandung, INAKOR.ID – Ketua Umum LSM Independen Nasionalis Anti Korupsi (INAKOR), Marky Polii. SE., menegaskan pentingnya pendidikan antikorupsi sejak usia dini. Sebagai langkah strategis dalam mencegah korupsi secara sistematis dan berkelanjutan. Menurutnya, pencegahan korupsi tidak cukup hanya di lakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus di mulai dari pembentukan karakter generasi muda.
“Anak-anak adalah aset bangsa. Jika sejak kecil mereka sudah di bekali dengan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Maka ke depan akan lahir generasi yang antikorupsi, bersih, dan berintegritas,” ujar Marky Polii SE. Dalam keterangannya di Bandung, Selasa (21/5/2025).
Sebagai bentuk nyata komitmen dalam gerakan antikorupsi, INAKOR mendorong pelaksanaan program edukasi antikorupsi berbasis komunitas. Yang melibatkan sekolah dasar, keluarga, serta tokoh masyarakat. Tujuannya adalah membangun kesadaran kolektif bahwa integritas harus di tanamkan sejak dini.
“Pendidikan antikorupsi bisa di mulai dari hal sederhana: membiasakan anak untuk tidak mencontek, tidak berbohong, serta bertanggung jawab terhadap tugasnya. Ini adalah bentuk dasar dari integritas,” jelasnya.
Marky juga mengajak pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan, agar memasukkan materi antikorupsi secara lebih terstruktur dalam kurikulum pendidikan nasional. Ia menilai penting bagi nilai-nilai integritas untuk tidak hanya di ajarkan dalam teori. Tetapi juga di praktikkan dalam keseharian siswa di lingkungan sekolah dan rumah.
LSM INAKOR berkomitmen menjadi mitra strategis dalam membangun gerakan antikorupsi nasional melalui jalur pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. “Korupsi tidak akan pernah tuntas jika hanya di tangani di hilir. Kita harus cegah dari hulu, dan itu artinya mulai dari pendidikan karakter sejak usia dini,” tegas Marky Polii. SE.***
Red.



Tinggalkan Balasan