Pangandaran, inakor.id – H. Jeje Wiradinata yang masih aktif sebagai Bupati Pangandaran angkat bicara, terkait polemik pengadaan mobil dinas (mobdin) Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran.

Dirinya menyebut, soal pengadaan mobdin bupati tersebut kurang tepat jika menyalahkan bupati dan wakil bupati terpilih, Hj.Citra Pitriyami dan H. Ino Darsono.

banner 336x280

“APBD murni 2025 diketuk sebelum tanggal 27 November atau sebelum Pilkada Serentak Kabupaten Pangandaran 2024. Saya rasa kalau diketuknya sebelum tanggal 27 November, Bu Citra belum berpikir melakukan pengadaan mobil baru. Saya juga waktu itu sedang cuti (Pilgub Jawa Barat),” katanya, Senin (13/01/2025).

Jeje menyebut Citra Pitriyami sendiri sudah berbicara, diberi ataupun tidak mobil dinas, bukan suatu masalah.

“Tetapi tentu Bu Citra ini harus melaksanakan tugas sebaik mungkin, seoptimal mungkin, dan tentu perlu fasilitas, masa jalan kaki,” ujarnya

Dirinya yang juga kader PDIP di Kabupaten Pangandaran menyampaikan, jika pengadaan mobdin bupati baru terealisasi maka akan digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk pamer.

“Kalau melihat suatu anggaran, jangan lihat besar anggaranya. Tapi lihat manfaatnya,” ucap Jeje

Menurutnya, fasilitas yang diterima bupati dan wakil bupati selama ini memang masih kurang optimal.

“Untuk mobdin baru belum diganti selama 10 tahun dan rumah dinas pun tidak diberi. Ya mau ada mobil dan tidak ada mobil, tidak masalah sebenarnya,” jelas Jeje

Jeje menambahkan, di akhir masa jabatanya, Jeje berencana melakukan dum terhadap mobil dinas lama. Karena peraturan pemerintahnya sudah ada.

“Yang dimaksud dum adalah penjualan kendaraan dinas perorangan kepada wali kota atau bupati maupun pimpinan DPRD tanpa proses lelang. Tentu saja harganya sudah diatur. Hal tersebut diperbolehkan,” imbuhnya (*)

banner 336x280