Cilegon – Inakor.id – Deklarasi Calon Walikota Cilegon Isro – Uyun (Isyun) yang berlangsung di jalan H.Abdullah RW 01 Link Citangkil Kelurahaan Citangkil Kecamatan Citangkil Kota Cilegon Jumat (09/08/2024)

Samsul Abidin Ketua Forum Bedol Desa sekaligus Ketua pelaksana panita Deklarasi ISUN i
Isro – Uyun ,”
mengungkapkan semoga pasang Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Isro – Uyun terpilih dan di Lantik Priode 2024 – 2029.
Masyarakat Citangkil segala sesuatu nya bisa di wujudkan,”
ujarnya

banner 336x280

Masyarakat Citangkil ini jumlah penduduk nya padat akan tetapi nilai pembangunan nya sama dengan Wilayah lainya.

Dan selama ini yang di tunggu masyarakat Citangkil masyarakat Citangkil Khususnya bisa di lihat Kembali Oleh seorang pimpinan di Kota Cilegon ini.

Di Citangkil ini satu lingkungan RW 01 saja jumlah penduduk 3000 lebih Kami masyarakat Citangkil ini Aspirasi tersumbat, ketika ada Pilkada Serentak 2024 semua sudah menentukan pilihan.

Ketika ada pemimpin kurang mendengar aspirasi masyarakat tidak mengakomodir masyarakat Citangkil maka kita bersatu bersama-sama yu kita berbuat.

Tapi kita ketika ada pemimpin yang baru di lirik dan di lihat dan kami undang masyarakat 400 orang saja sudah. cukup ternyata masyarakat yang hadir sangat antusias sekali.

Tanpa ada apapun beliau hadir dari Ketua RT dan RW 50 persen nya berkumpul di sini, untuk kedepannya agar lebih inten lagi dan kami akan mendukung Isro mi’raj dan ibu Nurrotul Uyun.

Ketika kita menunduk tidak ada yang mendengar beliau selalu mendengar, pada saat itu kita sudah tidak mendapatkan bantuan untuk memperbaiki rumah warga ibu Nurrotul Uyun mencari solusi walaupun bukan dari APBD kota Cilegon.

Lebih lanjut Syamsul Abidin yang menjadi keluhnya sangat banyak sekali dulu saya juga pernah menjabat ketua RW selama kurun waktu 8 Tahun, masyarakat Citangkil sering terjadi banjir,”ucapnya

“Karena gorong-gorong semuanya kecil yang di buat oleh PT.Krakatu Steel diameter cuma 30 cm itu tidak bisa menampung debit air ketika hujan, itu kami sudah berulang kali saya ajukan.

Ada akses jalan mobilisasinya terlalu padat yang melintas RT 02 s/d RT 05 yang lainnya sudah dilakukan betonisasi ? akan tetapi di RW kami belum ada betonisasi sudah rusak jalanya,”tegasnya

“Kami mengusulkan bahkan kami sempat mengawal ketika saya menjabat ketua RW, saya mengusulkan dari saya menjabat RW sampai saya tidak menjabat kembali kira-kira 8 tahun betonisasi belum terealisasi.

Di lingkungan kali ada 7 gorong- gorong sudah tidak layak sampai saat ini masih sama pengajuan nya lebih dari 8 tahun belum terealisasi sampai sekarang.

“Ketika ada program DpwKel kita ajukan 8 Tahun lalu belum terealisasi dengan alasan itu Dinas PU kewenangannya yang awalnya Dinas Perkim yang menangani sekarang sudah tidak bisa ditangani oleh Dinas Perkim harus ke Dinas PU tapi belum di realisasikan.

Dan kami membentuk Gerakan masyarakat menangkan Isro – Uyun (Garnisun)

“Harapan saya semoga semua keluhan dan aspirasi masyarakat Citangkil bisa di perhatikan oleh pemerintah,”tutup Samsul Bahri
(Abdulrohim)

banner 336x280