Cimahi, Inakor.id –-  Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudhistira, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 yang digelar secara daring dari Ruang Rapat Wali Kota Cimahi, Kamis (5/3/2026).

Forum strategis ini membahas arah pembangunan daerah sekaligus menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cimahi Tahun 2027.

banner 336x280

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat tersebut menjadi ruang bersama bagi para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan kota ke depan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus mampu menghasilkan program nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, proses perencanaan tidak boleh berhenti pada dokumen atau konsep semata, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan dan program yang memberikan dampak konkret.

“Perencanaan yang kita susun tidak boleh hanya terlihat ideal di atas kertas. Yang lebih penting adalah bagaimana rencana tersebut dapat diimplementasikan secara nyata dan memberikan hasil yang terukur bagi masyarakat,” ujar Adhitia.

Ia menilai Musrenbang tingkat kota merupakan momentum strategis untuk menentukan arah pembangunan Kota Cimahi, terutama dalam merumuskan prioritas program yang akan dimasukkan dalam RKPD Tahun 2027.

Adhitia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan, mulai dari tingkat masyarakat hingga pemerintah daerah.

“Seluruh proses ini merupakan ruang kolektif kita untuk mendengarkan, menyerap, dan merumuskan arah pembangunan yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, forum Musrenbang menjadi sarana penting untuk menyepakati berbagai persoalan yang harus diselesaikan, mempertajam prioritas pembangunan, serta memastikan setiap program memiliki manfaat yang jelas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah dalam menyusun program pembangunan agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan maupun penggunaan anggaran yang kurang efektif.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dalam sekat-sekat sektoral. Setiap program harus terhubung, saling menguatkan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Adhitia menyoroti tantangan pembangunan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika ekonomi global, tekanan lingkungan, hingga meningkatnya kebutuhan pelayanan publik. Oleh karena itu, menurutnya, perencanaan pembangunan harus dilakukan secara partisipatif, terintegrasi, dan adaptif terhadap berbagai perubahan.

Ia juga mengingatkan agar setiap program pembangunan memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Prioritas pembangunan harus fokus pada penyelesaian masalah kota. Program yang disusun juga harus memiliki indikator kinerja yang SMART sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Adhitia turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat nilai kebersamaan melalui semangat Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh sebagai landasan kolaborasi dalam membangun Kota Cimahi.

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami menegaskan bahwa berbagai usulan prioritas yang disepakati dalam forum ini akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan RKPD Kota Cimahi Tahun 2027,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, menjelaskan bahwa Musrenbang tingkat kota merupakan puncak dari rangkaian proses perencanaan pembangunan tahunan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah.

Ia menyebutkan bahwa proses tersebut diawali dari pelatihan fasilitator perencanaan pembangunan, rembug warga tingkat RW, musrenbang tingkat kelurahan, musrenbang kecamatan, hingga forum perangkat daerah.

“Seluruh tahapan tersebut bertujuan menghimpun aspirasi masyarakat yang kemudian dirumuskan menjadi usulan prioritas pembangunan daerah,” jelas Maria.

Selain menyepakati prioritas pembangunan daerah, forum Musrenbang juga menjadi sarana untuk menyelaraskan rencana pembangunan Kota Cimahi dengan kebijakan pembangunan di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap lahir kesepakatan prioritas pembangunan yang akan menjadi dasar penyempurnaan RKPD Kota Cimahi Tahun 2027, sekaligus memperkuat arah pembangunan kota yang lebih terarah, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Mar-Q)

banner 336x280