Pangandaran, inakor.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran kembali melaksanakan program Kominfo Saba Desa dengan menekankan pentingnya pemanfaatan domain resmi desa.id sebagai identitas legal pemerintahan desa di ruang digital.

Kegiatan yang digelar di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Selasa (24/2/2026), ini menjadi titik ketiga pendampingan setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Selasari dan Desa Babakan. Program tersebut difokuskan pada urgensi penggunaan domain desa.id sebagai situs web resmi pemerintah desa.

banner 336x280

Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, mengatakan bahwa kepemilikan website dengan domain resmi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar dalam tata kelola pemerintahan desa yang modern dan kredibel.

“Domain desa.id merupakan representasi identitas legal desa di dunia maya. Ini dikelola secara resmi oleh pemerintah, sehingga memberikan jaminan keamanan dan keabsahan informasi,” ujar Tonton.

Menurutnya, penggunaan domain desa.id menjadi pembeda dengan domain umum seperti .com atau .net. Domain tersebut secara eksklusif diperuntukkan bagi pemerintah desa dan dikelola secara resmi oleh otoritas yang ditunjuk pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, melalui website resmi desa, berbagai informasi publik seperti penyebaran program, transparansi anggaran, hingga promosi potensi desa—termasuk UMKM dan pariwisata—dapat disampaikan secara lebih terpercaya. Masyarakat pun lebih mudah mengakses sumber informasi yang valid dan terverifikasi.

“Keberadaan website resmi juga menjadi langkah mitigasi terhadap penyebaran hoaks atau informasi palsu yang mengatasnamakan pemerintah desa,” tambahnya.

Dalam kegiatan di Desa Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Diskominfo tidak hanya memberikan pemahaman regulasi, tetapi juga fasilitasi teknis terkait prosedur pendaftaran, aktivasi, hingga dasar-dasar pengelolaan konten website desa.

Tonton menargetkan seluruh desa di wilayah Pangandaran secara bertahap memiliki dan mengelola website resmi desa.id secara aktif sebagai pusat layanan informasi publik yang akuntabel.

“Kami berharap program Kominfo Saba Desa berjalan berkelanjutan. Literasi digital perangkat desa harus terus meningkat agar desa tidak hanya siap menghadapi tantangan era digital, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Program Kominfo Saba Desa sendiri merupakan inisiatif Diskominfo Pangandaran yang bertujuan turun langsung mendampingi desa dalam optimalisasi kebutuhan digital, mulai dari pengelolaan media sosial, peningkatan kapasitas literasi digital perangkat desa, hingga dukungan teknis operasional infrastruktur informasi desa.**

 

(AW/ AG) 

banner 336x280