Pangandaran, inakor.id – Jajaran Polres Pangandaran menggelar kegiatan edukasi lalu lintas dengan pendekatan humanis di kawasan Bundaran Marlin, Kabupaten Pangandaran, menjelang waktu berbuka puasa. Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan coklat dan Al-Qur’an kepada pengendara yang dinilai tertib dan melengkapi persyaratan berkendara.
Kegiatan dilaksanakan pada sore hari saat arus lalu lintas meningkat seiring aktivitas masyarakat yang melakukan ngabuburit. Petugas dari Satuan Lalu Lintas menghentikan sejumlah kendaraan untuk memeriksa kelengkapan, seperti penggunaan helm, kondisi spion, serta surat-surat kendaraan.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas selama Ramadan, khususnya pada jam-jam rawan menjelang Maghrib.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa tertib berlalu lintas adalah kebutuhan bersama. Pada momentum Ramadan ini, kami mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif. Pengendara yang patuh kami berikan apresiasi berupa coklat dan Al-Qur’an,” ujar Ikrar.
Menurutnya, Bundaran Marlin dipilih karena menjadi salah satu titik dengan tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi menjelang waktu berbuka puasa.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas selama Ramadan.
“Kami lebih mengutamakan edukasi. Bagi pengendara yang belum lengkap, kami berikan teguran secara humanis dan diimbau untuk segera melengkapi perlengkapan keselamatan,” kata Yudi.
Ia menambahkan, waktu ngabuburit kerap menjadi jam rawan pelanggaran lalu lintas, terutama akibat pengendara yang terburu-buru mengejar waktu berbuka.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan. Jangan karena mengejar waktu berbuka lalu mengabaikan aturan. Helm, spion, dan surat kendaraan wajib dipenuhi,” tegasnya.
Salah seorang pengendara, Resta (22), mengaku sempat merasa cemas saat diberhentikan petugas. Namun ia mengaku lega setelah mengetahui pemeriksaan dilakukan secara persuasif.
“Awalnya deg-degan, tapi ternyata cuma diperiksa kelengkapan dan malah dikasih coklat karena lengkap,” ujarnya.
Menjelang azan Maghrib, arus lalu lintas di kawasan Bundaran Marlin terpantau tetap terkendali. Polres Pangandaran berharap pendekatan edukatif tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan